Powered By Blogger

Selasa, 25 Oktober 2016

Don't Ever Give Up, Untuk Para Pejuang Beasiswa!

Saya teringat lagunya Nidji – Laskar Pelangi, bahwa “Mimpi adalah sebuah kunci, untuk kita menaklukan dunia”. Mungkin pada saat itu, saya belum menyadari makna dari lirik lagu tersebut. Namun, kini saya percaya, bahwa kesuksesan masa depan nanti, berawal dari mimpi kita hari ini.
Mencari ilmu adalah hakikatnya sebuah kewajiban bagi setiap manusia. Apalagi, jika disekolahkan sampai kebangku kuliah. Karena, masih banyak masyarakat Indonesia (khususnya yang ingin melanjutkan ke sebuah universitas) masih terhalang dengan biaya yang sangat tinggi. Saya teringat kepada quote nya Pak Anies Baswedan yang saya baca dimedia online bahwa :

“IPK yang tinggi itu hanya mengantarkan sampai meja wawancara namun sukses pasca wawancara ditentukan oleh kemampuan analisa, kepemimpinan dan inovasi atau keaktifan di organisasi dan lembaga kemahasiswaan”

Beberapa waktu yang lalu, Ketika saya membaca artikel dari trivia tentang  Untuk Para Pejuang Beasiswa, Semangat Bejuang Teman! http://trivia.id/post/untuk-para-pejuang-beasiswa That’s all what I feel now. Semua step yang diberikan menggambarkan semua How to struggle to get what I want. Selain membaca dan mencari tahu, terkadang saya terinspirasi dengan beberapa artis di Indonesia yang meskipun dengan kesibukannya  sangat padat, mereka tetap memperioritaskan pendidikan dan amazing nya lagi adalah beasiswa di luar negeri! Sebut saja seperti Maudy Ayunda, Gita Gutawa, & Tasya Kamila (duhh semoga nanti saya bisa melanjutkan pasca sarjana disana, Aminnn). Yah namanya doa, ibaratnya kan harus nyicil dulu dari sekarang, gak ada yang tau kan kedepannya nanti seperti apa.

Oke, ini adalah pengalaman saya bagaimana sampai akhirnya bisa menembus batas dan Alhamdulilah mendapatkan kesempatan beasiswa Exchange Student School Of Communication di Universiti Sains Malaysia, Penang.

1. Cari Informasi Sebanyak Mungkin Tentang Beasiswa yang Kamu Inginkan

“Do it now, sometimes later becomes never”. Saya selalu teringat dengan kalimat ini. mungkin bagi sebagian banyak orang (termasuk saya) mencari informasi itu nampaknya lebih malas, lain halnya dengan kita mendapatkan informasi. Kedua-duanya sama, at the end pun kita akan “Mendapatkan Sebuah Informasi Baru” eitsss tapi, ada tapinya nih, jika mencari informasi sendiri itu akan lebih meningkatkan daya kekepoan kita (selama positif loh ya) dan tentunya ketika kita mendapatkannya pun (mungkin) tidak semua orang tahu akan informasi tersebut.
Contohnya, seperti mencari info tentang beasiswa ini, terlihat sepele sih, apalagi dulu saya malas mencari info seperti ini. karena dulu sudah terdoktrin dalam diri “Ahh, apa iya gue bisa dapetin beasiswa nya, kayaknya enggak deh, udah ahh jalanin aja yang ada!” Guysss, buanglah semua jauh-jauh hawa-hawa syaitan yang bikin malas. Percayalah, dimana ada niat, disitu ada jalan.

2. Pantau Terus Situs Resmi Beasiswa yang Kamu Inginkan

Ketika kita sudah mendapatkan informasinya tersebut. The second step is stalking everyday. Yap, aktivitas kali ini gak jauh beda dengan para-para jomblo yang sedang stalking gebetannya, bedanya kali ini adalah stalking situs resmi dari kampus yang kita tuju.
Pada saat itu, saya selalu membuka webpage nya sehari 3x. Yaa walaupun terkadang belum ada yang update tapi percayalah, usaha kecil seperti inilah yang pada akhirnya membuat kita senyum-senyum sendiri ketika sudah mendapatkannya. Jangan mau kalah yaa stalking web kampus yang kita tuju dengan ketika kita stalking gebetan! Di langkah inilah kita kepoiin semaksimal mungkin. Entah itu rencana studi nya seperti apa, rangkaian kurikulumnya, apa saja yang dibutukan (misalnya ada Test Psikotest, TOEIC/TOEFL/IELTS, prestasi yang pernah diraih, membuat motivation latter, interview schedule dan masih banyak lainnya). Karena dalam langkah inilah yang akan menentukkan apakah kita masuk ketahap selanjutnya. Percyalah, sebuah usaha yang keras tidak akan menghianati hasil. 

3. Segera Kirim atau Kumpulkan Aplikasi dan Semua Persyaratannya

Ketika semua tahap diatas sudah terlewati, ini adalah tahap dimana hati berdebar-debar gak karuan. Karena mimpi kita untuk abroad sudah tinggal beberapa persen lagi. Langsung gerak cepat memenuhi persyaratan yang dibutukhan seperti Pasport yang paling utama, sudah punya atau belum, karena kita akan kuliah diluar negeri, Visa tentunya, kemanakah negara tujuan kita dan untuk berapa lama kita akan tinggal disana, pendukung-pendukung lainnya seperti Surat Keterangan Berlakuan Baik, Medical Check Up seluruh anggota tubuh, Pas Foto (siapkan yang banyak), Transkrip nilai dan beberapa penghargaan yang sudah kita dapatkan jangan lupa disubmit guysss.
 

4. Terus Berikhtiar dan Berdoa

“Manusia hanya  bisa berencana, tapi Tuhan yang akan menentukkan” This is the last step, mungkin jika menurut kita itu yang terbaik dan semua persyaratannya sudah selesai, tentu saja kita harus pasrahkan semua hasilnya kepada Tuhan dan jangan lupa berdoa. Karena, jika menurut kita itu yang terbaik, tapi Tuhan belum tentu sama dengan apa yang kita inginkan. Teruslah berdoa, terutama doa kedua orangtua, saya juga tak lupa untuk meminta restu kepada kedua orangtua saya agar didaoakan dan dimudahkan untuk mendapatkan beasiswa ini, especially Ibuku. Karena doa dari seorang Ibu inilah yang akan menguatkan sebuah jawaban dari semua doa. Dan Alhamdulilah kini berkat doa Ibu dan segala semua usaha yang sudah saya lewatkan dari A hingga Z saya bisa merasakan kuliah diluar negeri.
 

Alhamdulilah, terkadang sampai dengan hari ini masih gak percaya. Ternyata benar, sebuah usaha keras tidak akan mengecewakan hasil. In this oppurtunity give me a chance to know more people from other countries. Saya menemukan pengalaman yang luar biasa ketika mendapatkan teman dari berbagai negara. Unik sekali dengan kebiasaan-kebiasaan mereka. Tentunya, tak lupa juga saya memberi tahu kebudayaan di Indonesia seperti apa. So, I can improve my self personally and profesionally.


Ayo teman-teman, sebagai generasi pemuda kita harus menyalurkan dan berbagi energi positif. Jangan lupa untuk bersosialisasi dan beroganisasi untuk menambah wawasan kita tentunya. Jangan pernah menyerah dan terus berusaha yaa untuk yang sedang berjuang mendapatkan beasiswa diluar negeri. Terima kasih juga untuk Trivia yang sudah membuat kompetisi #MenurutLoh ini sehingga saya bisa bercerita pengalaman yang saya dapatkan.

Think big and Act now!

Kamis, 05 Desember 2013

REVIEW : 99 Cahaya Di Langit Eropa

 

 

 

"Ketika kita punya masalah besar, Ingat, 

Kita punya Tuhan yang lebih besar dari masalah kita"

 


Perfilman Indonesia saat kini ternyata sudah banyak yang mengangkat kisah kisah dari buku atau novel yang dijadikan ke dalam bentuk visual. Sebut saja terakhir ada film Manusia Setengah Salmon yang diadaptasi dari novel Raditya Dika  yang cukup sukses dihati para pecinta film indonesia. Kali ini, 99 Cahaya Di Langit Eropa (99CDLE) tidak mau ketinggalan menunjukkan bahwa buku yang ditulis oleh Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra ini punya power yang kuat untuk dijadikan kedalam sebuah film. Di produksi oleh Maxima Pictures yang merupakan film ke 40-nya  dan dibawah arahan sutradara Guntur Sorharjanto apakah 99 Cahaya Di Langit Eropa  mampu memberikan cerita yang baik?? Yuk Simak Review nya.

Hanum Rais (Acha Septriasa) yang sebelumnya menjadi wartawan di salah satu media di Indonesia, terpaksa harus mengikuti suami nya, Rangga Almahendra (Abimana Aryasatya) yang sedang  melanjutakan pendidikan S3 di Wina, Austria. Pada awalnya, Hanum senang bisa menjalani kehidupan nya di kota besar tersebut dan memotret pemandangan yang indah yang dimilikki oleh negara Eropa. 

Lambat laun, Hanum merasa jenuh dan bosan. Hampir selama 3 bulan disana, Hanum merasa bosan, terlebih dia tidak mempunyai pekerjaan disana dan rasanya ingin pulang ke Jakarta. Tetapi pikiran Hanum berubah setelah ia ingin les bahasa Jerman dan bertemu Fatma Pasha (Raline Shah)  seorang agen muslim di eropa yang berasal dari turki.

                       

Hanum sangat kagum dengan Fatma, Ia wanita muslim yang bertekad ingin mengenakan jilbab dan menutup aurat nya di tengah minimnya agama islam disana. Tak hanya itu, Fatma sering sekali ditolak saat ia ingin melamar kerja hanya karena ia mengenakan jilbab. Banyak sekali pelajaran yang Hanum petik ketika ia bertemu dengan Fatma, Hanum juga dikenalkan dengan putri nya fatma yaitu Ayse (Gecchae). Fatma akhirnya membawa Hanum ke tempat-tempat sejarah islam di Austria yang belum ia ketahui sebelumnya.


Di sisi lain, Rangga juga harus sabar ketika bergaul dengan teman nya yaitu Stefan (Nino Fernandez) yang selalu tidak mengerti agama yang dianut oleh Rangga. Belum lagi ia harus bingung ketika jadwal ujian nya bertepatan dengan jadwal sholat jum'at.  Beruntunglah karena Rangga masih mempunyai sahabat yang selalu memberi masukan dan membela nya ketika diejek oleh Stefan yaitu bernama Khan (Alex Abbad).



Melihat jajaran aktor dan aktris yang memerankan tokoh diatas rasanya anda tidak perlu ragu lagi atas kemampuan akting nya dan tidak menyesal untuk menyaksikan nya di bioskop. Skrip film 99CDLE ini ditulis langsung oleh Rangga & Hanum dan ditulis juga oleh Alim Sudio, sehingga esensi makna-makna penting isi dari buku nya tidak akan terlewatkan di dalam film ini. Banyak sekali pelajaran-pelajaran yang dapat diketahui atau mungkin yang belum anda ketahui tentang sejarah islam di negeri eropa. Dan tidak ketinggalan sinematografi yang indah di setiap sudut kota 4 negara ini yaitu
Vienna (Austria), Paris (Prancis), Cordoba (Spanyol) dan Istambul (Turki). Tidak hanya itu, adegan yang paling berkesan di film 99CDLE ketika rangga sedang adzan di menara eiffel. saya sempat merinding mendengarnya....




99 Cahaya Di Langit Eropa ini turut didukung juga oleh Marissa Nasution, Dewi Sandra, Dian Pelangi, & Fathin Shidqia yang juga menyanyikan satu buah lagu untuk sountrack film ini. Bagaimanakah kelanjutan perjalanan Hanum & Fatma di eropa? Apa sajakah rahasia penemuan Islam disana? Ayo langsung nonton film 99 Cahaya Di Langit Eropa di bioskop kesanyangan anda mulai 5 Desember 2013 SupportMovieLocal#





Rate : 3/5 





Selasa, 11 Juni 2013

Untukmu, Rectoverto.


              "At this class, i feel i have 
                a second family....."


 
Siapa yang tidak menyangka, kelas yang kecil dan unik ini ternyata mempunyai banyak sekali cerita yang terjadi selama kurang lebih satu tahun belakangan ini. Rectoverto , yaak atau nama lain dari XII-IPA-2 ini adalah kelas dari kumpulan makhluk-makhluk unik dan aneh yang berjumlah 24 anak, terdiri dari 10 pria dan 14 wanita, yang digawangi oleh wali kelas kita Bapak Muhammad Sakhowi, ketua kelas kita yang paling uniqqq abizzzz Fadlilah Akbar, wakil kelas yang cuma "numpang" jabatan Ferdy Gunawan, bendahara kita yang kurang berpengalaman sehingga uang kas dikelas nggak pernah banyak ada Ramandhika, dan ada 2 sekertaris kita yang satu ini cantik dan paling suka ngabisin spidol buat gambarnya ada Mala Maulida dan satu lagi partner nya yang kalau dijelasin harus 10x baru ngerti yaitu Putri Amalia. Struktur-struktur di kelas ini yang membuat Rectoverto menjadi kelas yang lain daripada yang lain, belum lagi ditambah sifat anak-anak lain nya yang notabene berbeda satu sama lain membuat kelas ini lebih "hidup" dan "berwarna" dan "seruu abis" di setiap hari nya.


Ingatkah foto ini kawan? Yak foto ini adalah foto pertama kita di kelas XII. Dimana, kita masih belum bebas satu sama lain. Dimana, wali kelas nya sesungguh nya belum tau sifat anak-anak nya seperti apa. Dimana, kelas nya masih "sepi", belum ada hiasan apapun untuk menambah keindahan dikelas. Lambat laun, semuanya mengalir seperti air, lama kelamaan kita mulai menemukan "soul" dikelas ini, kita mulai mengenal watak satu sama lain. Erko lah yang awal masuk diem mulu kaya nahan boker, makin kesini kaya cacing kepanasan malah nggak bisa diem, ada bariq yang daridulu alhamdulilah nggak pernah berubah yaitu tukang tidur di kelas hahaha, ada dicky yang tukang kentut yang setiap dia kentut pasti nyalahin orang hahaha, ada winda yang tukang makan hahaha nih yaa liat dia pas istirahat tuh kaya buka warteg, makanan nya banyak banget, belom lagi minum nya air 1 liter -___- ada siti ulfa juga atau nama beken nya 'PAUL' yang sering sekali jatuh padahal enggak ada apa-apa. hemm ada siapa lagi yaa? oh iya ada siti jahiroh artis kita dikelas yang susah banget ketawa padahal anak-anak lagi pada ketawa, mungkin hanya dia dan tuhan yang tau hahahaa. Pokoknya setiap anak tuh mempunyai ciri khas masing-masing yang tidak bisa dilupakan deh.




Semakin kesini kita seperti mempunyai keluarga kedua, tempat saling berbagi, tempat saling tertawa di setiap harinya. Tidak lama setelah itu kita mengadakan acara pertama dikelas yaitu Buka Puasa bersama di kediaman nya ramandhika. Alhamdulilah acara berjalan dengan lancar, kita buka puasa bareng, sholat maghrib bareng, cerita-cerita harapan kelas kita kedepan nya seperti apa. Ternyata saling bersilaturahmi itu selain mendapatkan pahala membuat kita senang yaa dan lebih akrab satu sama lain. Momen pertama ini juga tidak akan pernah kami lupa.

Setiap manusia pasti yakin, yang namanya di dalam satu keluarga, satu konteks, yang setiap hari nya bertemu, tidak selalu harmonis. Kerikil-kerikil kecil yang hadir di Rectoverto tidak membuat kita terpecah begitu saja. Adalah perbedaan pendapat di setiap acara yang akan direncanakan, adalah antara satu sama lain yang tidak suka, adalah yang saling menjelek-jelekan di belakang, adalah yang main sindir-sindiran di social network, iya, ada. Hahahaha
Tapi saya menyadari, jika kelas kita selalu 'harmonis' itu tidak akan seru, tidak ada bumbu-bumbu pedas yang mewarnai perjalanan kita selama satu tahun, yaak walaupun itu terasa amat sangat pahit. Tetapi, semua hal itu tidak membuat kita 'runtuh', 'hancur' ataupun sebagainya. semua hal itu tidak mengurangi ke-solid-an kita di rectoverto. Lihat saja foto-foto dibawah ini : 

Begitu banyak momen yang telah kita buat. Di setiap ada yang berulang tahun, pasti ada salah satu dari kita mempersiapkan membuat sebuah surprise kepada teman kita yang sedang berulang tahun. Ada yang sibuk mintaiin duit patungan nya diem-diem biar nggak ketauan, ada yang gantian bergilir siapa yang beli kue. Kalau duit nya lagi "bener" pasti beli kue nya di mall, kalau lagi nggak "bener" yaa cukup di pilar cake saja yang murah meriah. Toh yang penting kebersamaan nya dan tiup lilin nya, benar begitu bukan? Saya jadi teringat ketika saya wawancara wali kelas saya tentang keunikan kelas ini beliau bilang : 
"Jika kau mendengar ada suara mangkok dipukul-pukul, itulah tukang bakso, Jika kau mendengar ada geluduk barangkali setelah itu turun hujan. Tetapi, jika kau mendengar ada segerombolan anak-anak remaja tanggung yang sering mengalunkan lagu HAPPY BIRTHDAY TO YOU di kelasnya, sudah pasti itu adalah anak-anak kelas Dua Belas Ipa Dua yang betapa seringnya mereka dengan suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, harus menyedekahkan sebagian hartanya demi membuat senang teman mereka yang sedang berulang tahun. Sungguh, itu adalah suatu keakraban cinta yang tiada tandingan nya menurut saya" 
Bener banget hahahaha, itulah keunikan kelas kami, saya tertawa begitu mendengar jawaban dari pak owi. Semoga walaupun sudah berpisah nanti kita tetap ingat siapa yang hari ini berulang tahun.
Pada bulan maret, sebulan sebelum menjelang Ujian Nasional, 16-Maret-2013 giliran kelas rectoverto pemotretan BTS (Buku Tahunan Sekolah) di Double Door Cafe Puri, rasanya seharian dari pagi dan hampir menjelang malam kita bersama. Dan tak lupa wali kelas tercinta kita menyempatkan waktu yang jauh-jauh dari rumah nya di serang untuk melihat anak-anak nya. Proses dibalik layar mulai dari pencarian tempat, makan, dan terbatas nya budget pun sempat membuat saya dimabuk kepayang memikirkan nya, hampir menyerah waktu itu, karena disaat ini sungguh sangat sulit menyatukan 24 kepala untuk membuat satu visi dan misi yang sama. Beruntung nya, saya dibantu oleh teman-teman saya, ada Mala, Erko, Paul, Afifah, dan Bewok yang selalu setia hampir setiap hari nya setelah pulang sekolah survey mencari tempat dan tidak lupa pulang nya mampir ke Kansup! (tongkrongan wajib rectoverto) hahaha.
 
H-5 menjelang Ujian Nasional, kami menggelar acara tahlilan dan doa bersama, agar nanti UN nya dapat berjalan dengan lancar, dan kita semua LULUS 100%. Acara digelar di rumah nya Mira, terima kasih banyak juga untuk mira sponsor kami yang sudah menyediakan tempat dan makanan untuk kita semua. Ada bintang tamu khusus juga waktu itu, Ada Pak Teguh, Pak Dedi, dan Pak Jakit yang ikut meramaikan acara kami.


Dan alhamdulilah tidak hanya rectoverto LULUS semua, tapi satu sekolah juga LULUS semua. Rasa pencapaian kerja keras kita selama 3 tahun tidak bisa dijelaskan dengan apapun! Terima kasih banyak untuk semua majelis guru SMA AL-KAMAL yang sudah membimbing kita, mengajari kita dengan penuh kasih sayang, rasa sabar, dan mungkin tidak bisa terbalas dengan apapun. Terima kasih atas jasa-jasa nya. Maafkan kami jika suka bikin kesel, apalagi Dua Belas Ipa Dua yang kebanyakan bercanda nya daripada belajar nya hahahaha. Yang kelas nya katanya kelas kambing, yang kalau nggak ada guru suka bikin konser sendiri, lagi UAS pun pada sempet-sempet nya main sambung-sambungan lagu. Tapi dibalik itu semua, khususnya kelas kami sangat amat berterima kasih kepada guru-guru ku yang tercinta. Terima kasih juga kepada Wali Kelas kitaaaaaaa bapak owwwwwiiiiiiiiiiiii yang sudah membimbing kita selama satu tahun, dengan sabar, selalu mau ikutan kalau ada acara dan ulang tahun, yang udah masuk ke dunia anak-anak nya, yang udah mau dengerin semua keluh kesah, terimaa kasiiiihhhhhhh pak!!! *sedih* *elap pake tisue*

Puncak nya adalah tanggal 1 Juni 2013 kemarin. Purnasiswa. acara akhir yang paling ditunggu selama 3 tahun sekolah. hahaha karena disini mempersiapkan seganteng / secantik mungkin untuk datang ke acara tersebut. Laki-laki nya yang keren dengan memakai jas dan Perempuan nya yang pasti cantik memakai kebaya. Hari itu, tersadar, bahwa kedepan nya tidak ada lagi canda tawa bersama, kedepan nya kita udah sibuk masing-masing mengurus masa depan kita, kedepan nya................................................................................................................................ ah sudahlah. Biar bagaimanapun, kita bakalan kangen banget sama suasana kelas kecil kita, AC kelas yang pernah meledak hahaha, semua apapun yang berhubungan dengan kelas.
Semoga kedepan nya kita terus bisa bersama, dan foto diatas adalah bukan acara terakhir dari kelas kita, tetep komunikasi yaa teman-teman rectoverto walaupun udah masing-masing nanti. Yaa sebulan atau dua bulan sekali kita ngumpul lah. Kita cerita-cerita lagi, udah sampai mana proses menuju kesuksesan nya. Terima kasih rectoverto!! Terima kasih banyak!! Cerita kita selama setahun pokoknya harus diceritaiin ke anak cucu kita, kasih tau foto-foto kita dari awal hingga akhir ini, pasti anak kalian heran dan bilang gini "Pah, Mah, kelas nya kompak banget yaa, foto-foto nya banyak banget" hehehe. Di kelas ini benar-benar serasa mempunyai keluarga kedua!!! Semoga postingan ini bermanfaat untuk kita semua, terima kasih sekali lagi, terima kasih rectoverto, Salam RECTOVERTO, Kalian Luar Biasa!!! Wassalam!



 
 "Kelas ini mungkin bukan kelas kita lagi,
tetapi kenangan di kelas ini akan selalu dihati"

Jumat, 03 Mei 2013

Jangan Berharap Terima Kasih dari Orang




"Siapa yang melakukan kebaikan balasan nya tidak akan hilang..
Perbuatan baik antara allah dan manusia tidak akan sirna... "


Allah menciptakan hamba nya agar mereka mengingat-Nya. Allah memberikan rezeki kepada makhluk agar mereka bersyukur kepada-Nya. Namun, banyak yang menyembah dan bersyukur kepada selain-Nya. Sebab, kecendrungan untuk membangkang, mengingkari, dan kufur terhadap nikmat demikian dominan dalam diri manusia. Karena itu, jangan merasa aneh apabila mereka mengingkari kebaikan anda, serta melupakan budi baik anda.

     Bahkan, bisa jadi mereka memusuhi serta jadi dengki kepada anda lantaran anda berbuat baik pada mereka. "Mereka tidak menyiksa kecuali lantaran Allah dan Rasul-Nya mencukupi mereka dengan sebagian karunia-Nya"
Perhatikanlah lembaran dunia yang nyata ini. Di dalamnya terdapat cinta tentang ayah yang telah mendidik, memberi makan, minuman, pakaian, dan pengajaran kepada anaknya. Sang ayah rela begadang sampai si anak tidur, rela lapar sampai si anak kenyang, serta rela dirinya penat sampai anak nya beristirahat. Namun, ketika beranjak dewasa dan kuat, si anak ibarat anjing galak terhadap anak nya. Ia menghardik, memaki, durhaka, dan menjadi bencana.

Karena itu, orang yang lembaran kebaikannya lenyap di hadapan mereka yang fitrahnya rusak hendaknya bersikap tenang. Hendak nya ia merasa cukup dengan pahala di sisi Tuhan.
Postingan ini tidak mengajak anda untuk menanggalkan perbuatan mulia dan menghentikan sikap berbuat baik kepada orang. Maksudnya, anda harus siap menerima sikap orang yang mengingkari kebaikan kita. Janganlah risau dengan tingkah laku mereka.

 Seringkali, kita niat dan berbuat baik kepada orang, kita (terkadang) berharap orang itu menimbal kebaikan terhadap kita. Yaa benar, saya tidak munafik, jika saya baik kepada A mungkin saya berharap si A tersebut juga bisa baik kepada saya. Tapi saya salah, sekali lagi saya salah. Saya kemudian berpikir, mengapa harus bersifat timbal balik? apakah mungkin kebaikan yang kita beri itu menjadi yang terbaik buat dia?. Kadang kita baik sama orang, orang itu malah kurang peduli, bahkan bisa saja menjadi musuh dalam selimut. Kadang kita juga berpikir, kita sudah berjuang untuk dia tapi apakah dia mau memperjuangkan apa yang sudah kita perbuat? Hemm..

Kerjakanlah kebaikan dengan mengharap rida Allah. Dengan demikian, anda telah sukses dan berhasil, tak peduli orang lain menyepelekan dan mengingkarinya. Pujilah Allah karena anda telah berbuat baik, sementara ia berbuat buruk. Tangan diatas lebih baik daripada Tangan dibawah.

Janganlah anda terkejut jika anda memberikan sebuah pena kepada orang bodoh lalu ia menuliskan kata ejekan kepada anda. Jangan lah heran jika anda memberikan sebatang tongkat kepada seseorang agar ia pakai untuk berjalan namun justru ia pakai untuk memecahkan kepala anda. Jangan lah anda berekspetasi tinggi ketika ada yang berulang tahun anda persiapkan semaksimal mungkin hadiah yang anda beri, sementara ketika anda berulang tahun tak ada satupun ucapan dari dia. 



"Aku mengajarinya memanah setiap hari..
Ketika lengan nya telah kuat ia justru memanahku...."