Powered By Blogger

Kamis, 05 Desember 2013

REVIEW : 99 Cahaya Di Langit Eropa

 

 

 

"Ketika kita punya masalah besar, Ingat, 

Kita punya Tuhan yang lebih besar dari masalah kita"

 


Perfilman Indonesia saat kini ternyata sudah banyak yang mengangkat kisah kisah dari buku atau novel yang dijadikan ke dalam bentuk visual. Sebut saja terakhir ada film Manusia Setengah Salmon yang diadaptasi dari novel Raditya Dika  yang cukup sukses dihati para pecinta film indonesia. Kali ini, 99 Cahaya Di Langit Eropa (99CDLE) tidak mau ketinggalan menunjukkan bahwa buku yang ditulis oleh Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra ini punya power yang kuat untuk dijadikan kedalam sebuah film. Di produksi oleh Maxima Pictures yang merupakan film ke 40-nya  dan dibawah arahan sutradara Guntur Sorharjanto apakah 99 Cahaya Di Langit Eropa  mampu memberikan cerita yang baik?? Yuk Simak Review nya.

Hanum Rais (Acha Septriasa) yang sebelumnya menjadi wartawan di salah satu media di Indonesia, terpaksa harus mengikuti suami nya, Rangga Almahendra (Abimana Aryasatya) yang sedang  melanjutakan pendidikan S3 di Wina, Austria. Pada awalnya, Hanum senang bisa menjalani kehidupan nya di kota besar tersebut dan memotret pemandangan yang indah yang dimilikki oleh negara Eropa. 

Lambat laun, Hanum merasa jenuh dan bosan. Hampir selama 3 bulan disana, Hanum merasa bosan, terlebih dia tidak mempunyai pekerjaan disana dan rasanya ingin pulang ke Jakarta. Tetapi pikiran Hanum berubah setelah ia ingin les bahasa Jerman dan bertemu Fatma Pasha (Raline Shah)  seorang agen muslim di eropa yang berasal dari turki.

                       

Hanum sangat kagum dengan Fatma, Ia wanita muslim yang bertekad ingin mengenakan jilbab dan menutup aurat nya di tengah minimnya agama islam disana. Tak hanya itu, Fatma sering sekali ditolak saat ia ingin melamar kerja hanya karena ia mengenakan jilbab. Banyak sekali pelajaran yang Hanum petik ketika ia bertemu dengan Fatma, Hanum juga dikenalkan dengan putri nya fatma yaitu Ayse (Gecchae). Fatma akhirnya membawa Hanum ke tempat-tempat sejarah islam di Austria yang belum ia ketahui sebelumnya.


Di sisi lain, Rangga juga harus sabar ketika bergaul dengan teman nya yaitu Stefan (Nino Fernandez) yang selalu tidak mengerti agama yang dianut oleh Rangga. Belum lagi ia harus bingung ketika jadwal ujian nya bertepatan dengan jadwal sholat jum'at.  Beruntunglah karena Rangga masih mempunyai sahabat yang selalu memberi masukan dan membela nya ketika diejek oleh Stefan yaitu bernama Khan (Alex Abbad).



Melihat jajaran aktor dan aktris yang memerankan tokoh diatas rasanya anda tidak perlu ragu lagi atas kemampuan akting nya dan tidak menyesal untuk menyaksikan nya di bioskop. Skrip film 99CDLE ini ditulis langsung oleh Rangga & Hanum dan ditulis juga oleh Alim Sudio, sehingga esensi makna-makna penting isi dari buku nya tidak akan terlewatkan di dalam film ini. Banyak sekali pelajaran-pelajaran yang dapat diketahui atau mungkin yang belum anda ketahui tentang sejarah islam di negeri eropa. Dan tidak ketinggalan sinematografi yang indah di setiap sudut kota 4 negara ini yaitu
Vienna (Austria), Paris (Prancis), Cordoba (Spanyol) dan Istambul (Turki). Tidak hanya itu, adegan yang paling berkesan di film 99CDLE ketika rangga sedang adzan di menara eiffel. saya sempat merinding mendengarnya....




99 Cahaya Di Langit Eropa ini turut didukung juga oleh Marissa Nasution, Dewi Sandra, Dian Pelangi, & Fathin Shidqia yang juga menyanyikan satu buah lagu untuk sountrack film ini. Bagaimanakah kelanjutan perjalanan Hanum & Fatma di eropa? Apa sajakah rahasia penemuan Islam disana? Ayo langsung nonton film 99 Cahaya Di Langit Eropa di bioskop kesanyangan anda mulai 5 Desember 2013 SupportMovieLocal#





Rate : 3/5